bitcoin-bear-bull-market

Bitcoin Bear Market: Butuh 364 Hari Untuk Ke Bottom

Pergerakan harga Bitcoin selalu berjalan dalam siklus. Setelah periode kenaikan tajam (bull market), pasar biasanya memasuki fase koreksi panjang yang dikenal sebagai bear market. Menariknya, jika melihat data historis Bitcoin, terdapat pola waktu yang cukup konsisten: bear market Bitcoin rata-rata berlangsung sekitar 364 hari dari puncak harga hingga mencapai titik terendah (bottom).

Sebaliknya, fase bullish justru berlangsung jauh lebih lama, dengan rata-rata sekitar 1.064 hari. Pola siklus ini menjadi salah satu referensi penting bagi investor dalam memahami dinamika pasar kripto.

bitcoin-bear-market

Apa Itu Bear Market Bitcoin?

Bear market adalah periode ketika harga aset mengalami tren turun dalam waktu panjang, biasanya disertai:

  • Sentimen pasar negatif
  • Volume transaksi melemah
  • Minat investor menurun
  • Koreksi harga signifikan dari puncak sebelumnya

Dalam fase ini, harga Bitcoin dapat turun lebih dari 50% dari all-time high sebelum akhirnya menemukan titik bottom.

Data Historis: 364 Hari Menuju Bottom

Jika melihat beberapa siklus besar Bitcoin sebelumnya, terdapat pola waktu yang relatif mirip:

  • Siklus pertama menunjukkan penurunan tajam setelah puncak harga, dengan waktu sekitar satu tahun sebelum menemukan dasar harga.
  • Siklus berikutnya kembali memperlihatkan durasi bear market yang hampir serupa.
  • Pada siklus terbaru, waktu dari puncak ke titik terendah juga mendekati angka yang sama.

Rata-rata dari beberapa periode tersebut menunjukkan bahwa Bitcoin membutuhkan sekitar 364 hari untuk menyelesaikan fase penurunan utama.

Hal ini menunjukkan bahwa bear market bukanlah kejadian singkat, melainkan proses penyesuaian pasar yang berlangsung bertahap.

Bull Market Justru Lebih Lama: 1.064 Hari

Berbeda dengan fase penurunan yang relatif cepat, periode kenaikan Bitcoin cenderung jauh lebih panjang.

Secara historis:

  • Bull market berlangsung hampir tiga kali lebih lama dibanding bear market.
  • Rata-rata durasi mencapai 1.064 hari sejak bottom hingga kembali mencetak puncak baru.

Fenomena ini memperlihatkan karakter unik Bitcoin: Pasar turun cepat, tetapi naik perlahan dan berkelanjutan.

Inilah alasan mengapa investor jangka panjang sering menekankan pentingnya kesabaran dalam siklus kripto.

Mengapa Siklus Ini Bisa Terjadi?

Beberapa faktor yang memengaruhi pola siklus Bitcoin antara lain:

  • Mekanisme halving Bitcoin
  • Perubahan likuiditas global
  • Adopsi institusi secara bertahap
  • Psikologi pasar (fear dan greed)

Saat harga mencapai puncak, euforia biasanya berlebihan. Sebaliknya, ketika bear market berlangsung, ketakutan mendominasi hingga harga mencapai fase kapitulasi sebelum akhirnya pulih.

Apa Artinya Bagi Investor Saat Ini?

Memahami durasi historis siklus Bitcoin membantu investor melihat pasar secara lebih objektif. Jika pola historis kembali berulang, maka koreksi pasar bukanlah akhir dari tren jangka panjang, melainkan bagian alami dari siklus pertumbuhan aset kripto.

Investor yang memahami siklus biasanya fokus pada strategi jangka panjang dibanding mencoba menebak pergerakan harga harian.

Data historis menunjukkan bahwa bear market Bitcoin rata-rata berlangsung 364 hari dari puncak ke titik bottom, sementara bull market berjalan sekitar 1.064 hari. Pola ini menegaskan bahwa volatilitas adalah karakter alami Bitcoin, namun tren jangka panjangnya tetap bergerak dalam siklus berulang.

Memahami siklus waktu ini dapat membantu investor mengelola ekspektasi, mengurangi keputusan emosional, serta melihat peluang di tengah fase pasar yang menantang.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *